Rabu, 22 Februari 2012 , 16:42:00 WIB
![]() KEVIN RUDD/IST |
RMOL. Di tengah tengah kabar hangat perseteruannya dengan PM Julia Gillard, Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd menyatakan mundur.
Kevin mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah keterangan pers di Washington DC, tempat dimana sebelumnya dia bertemu Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton.
"Saya tidak bisa lagi bertugas sebagai menteri luar negeri jika saya tidak mendapat dukungan dari Perdana Menteri Gillard," kata Rudd dalam tayangan langsung televisi Australia, Rabu pagi waktu Washington DC.
"Saya yakin ini merupakan sebuah tindakan yang terhormat jika yang saya lakukan adalah mengundurkan diri," imbuhnya.
Pengunduran diri ini klimaks ketegangan di dalam Partai Buruh dalam beberapa pekan terkait kepemimpinan Julia Gillard. Rudd merasa tak dibela Julia Gillard saat mendapat serangan dari sesama menteri di pemerintahannya.
Sempat tersiar kabar bahwa Rudd akan dijungkalkan dari jabatan Menlu Australia oleh Gillard dalam waktu dekat. Sementara Rudd mencoba merebut kembali kursi PM melalui pemilihan di Partai Buruh.
Namun, dalam pernyataan resminya, Kevin tidak tegas apakah berjuang merebut kursi PM yang diduduki Julia. Dia cuma mengatakan, akan meninggalkan AS besok dan tiba di rumahnya di Brisbane pada Jumat pagi.
"Saya tidak akan terlibat dalam sebuah serangan tersembunyi untuk dapat menduduki kursi sebagai perdana menteri," tegasnya.[Khairun Amala/ald]






